Selasa, 15 Juli 2014

Untuk Perempuan

Tidak akan pernah habis kata untuk menggambarkan sosok satu ini.Sosok yang begitu di muliakan dalam Islam.Namanya di abadikan dalam surat An-Nisa dan surat Maryam.Tapi mari kita lihat kepribadian mereka dalam perspektif yang berbeda di era modern ini.Perempuan di katakan modern menurut sebagian orang adalah yang tinggi semampai, berkulit putih dan mengikuti fashion,berambut panjang lurus terurai dan yang paling penting sudah punya pacar.Kalau masih "jomblo" dibilang bid'ah atau bahasa kasarnya kampungan dan g ngikutin trend.Jika gambarannya seperti itu,lalu bagaimana dengan perempuan-perempuan pesantren dan perempuan-perempuan yang berjilbab dan menjalani hidup sesuai tuntunan agama Islam? Apakah mereka belum modern?

Penilaian masyarakat memang kadang terbalik.Para orangtua justru khawatir jika di usia 17 anak perempuan mereka belum punya gandengan akan jadi perawan tua.Ini kan aneh.Dan yang lebih aneh lagi mereka yang menjaga keimanan mereka karena tidak mau pacaran justru di anggap tidak normal ,di jauhi dan dibilang katro-lah,ndeso-lah, rugi-lah.
Lalu apakah untuk disebut perempuan modern itu harus punya banyak cowok? yang modis seperti idola mereka di televisi? yang semakin kesini pakaiannya semakin tidak mencerminkan kalau mereka ingin di hormati?

Lalu bagaimana dengan perempuan yang berjilbab,yang pakaiannya tertutup rapat  karena tidak ingin lekuk tubuhnya dinikmati orang sembarangan,yang jilbabnya mewakilinya mengatakan kepada seluruh orang jika ia tidak rela sehelai rambutnya dilihat orang,apakah tidak bisa disebut modern?
Saya kasih gambaran begini,jika ada dua orang perempuan yang hidup di zaman yang sama dengan pendidikan yang sama,yang satu ngikutin tren dan yang satu memegang teguh ajaran agama,bisakah yang ngikutin tren itu di bilang modern? dan yang pakai jilbab tidak modern? padahal mereka hidup di zaman yang sama.

Kadang saya kasihan dengan kalian.Kalian ingin dihormati tapi penampilan kalian tidak mencerminkan seseorang yang patut dihormati.
Kalian justru lebih senang jika dipanggil dengan panggilan yang tidak seharusnya kalian sandang.
Ayam kampuslah,cabe-cabeanlah,lesbian lah atau
(maaf
) pelacur.
Saya jadi ingat petistiwa baru-baru ini di mana lokalisasi dolly ditutup oleh wali kota surabaya yang juga bagian dari perempuan.
Tujuannya jelas untuk memerdekakan kalian tapi sebagian dari kalian malah mati-matian menolak penutupan dengam alasan mau makan apa padahal    dalam kasus ini ibu risma sudah memberi solusi yang baik menurut saya.
Kadang saya juga mikir tidak enak banget jadi laki-laki zaman sekarang.Jika ada kasus perkosaan misalnya, kamilah yang kalian salahkan.Tidak bisa jaga syahwatlah,inilah-itulah.Tapi kalian tidak pernah berpikir kenapa sampai kejadian itu terjadi.Jika tidak ada umpan kami sebenarnya bisa menjaga itu tapi karena kalian yang lebih senang memakai pakaian yang semakin terbuka itulah penyebabnya.Bukan bermaksud menyalahkan kalian,tapi bukankah kalian tahu kaum adam itu diciptakan dari sembilan nafsu satu pikiran?

Dan dalam urusan mencari pendamping hidup,kenapa kalian lebih memilih yang tampan secara fisik saja.Kalau sekedar tampan saja saya rasa patung pancoran itu memenuhi kriteria.Kalau boleh memberi saran seharusnya kalian memilih laki-laki yang menjaga sholatnya dengan baik.Laki-laki yang demikian akan menjadi pemimpin yang baik bagimu karena ia tahu bagaimana memimpin diri sendiri untuk tidak mendekati neraka.Bukankah sekali lagi kalian paham bahwa surga dan neraka kalian tergantung suami kalian kelak?
Lalu masih ngeyel memilih yang cuma tampan tampilan luarnya saja?

Memang sih di era ini wanita yang modern seperti di televisi itu lebih mudah mendapatkan pekerjaan daripada yang berjilbab.Tapi yang berjilbab tahu tempat dimana mereka harus bekerja. Contohnya untuk menjadi seorang SPG anda tidak perlu punya IPK yang tinggi, raport ibadah yang bagus,tidak perlu lulus dari institusi sekolah ternama.Anda hanya cukup punya wajah yang cantik,pintar merayu,tubuh yang proporsional.Berangkaaaaaaaaat!!! Karena kebanyakan orang memang tidak suka tawar-menawar dan dengan kriteria SPG yang sepeti itu,lagsung beli saja.

Jika ukuran modernisasi adalah keterbukaan berbusana,berarti sapi dan kawan-kawannya itu bisa dikatakan jauh lebih modern ketimbang manusia bahkan jauh sebelum manusia mengenal peradaban dan modernitas.Sapi tidak berbaju,manusia berbusana tapi semakin lama manusia ingin tidak berbusana.Merasa gerah yang akhirnya lebih memilih pakai bikini,hotpants,atau celana yang tidak jelas itu celana dalam atau celana pendek.Disebut celana pendek sepertinya tidak memiliki standart karena setengah paha saja hampir tidak ada.Atau kata lainnya adalah kalian berbusana namun sejatinya telanjang.Karena image dan citra diri yang kalian ciptakan sendiri itulah,saya kadang prihatin dengan banyaknya sebutan yang sebenernya tidak pantas kalian sandang.Bukankah kalian paham betul bahwa mayoritas penghuni neraka adalah kaum kalian? Lalu kenapa kalian tidak mau menyelamatkan diri dari itu.
Rosulullah SAW mengingatkan dalam sabdanya,'' wahai kaum wanita bersedekahlah kalian karena sesungguhnya aku melihat kalian yang paling banyak menghuni neraka.'' Kenapa sedekah? Karena dalam riwayat lain disebutkan bahwa sedekah dapat memadamkan panasnya api neraka.

Kalian berlomba-lomba mempercantik diri agar terlihat sempurna dimata pria.Saya kadang masih tidak habis pikir,kalian bisa begitu mudah merelakan uang kalian hanya untuk membeli baju yang harganya begitu mahal.Atau kosmetik yang harga dan manfaatnya tidak seimbang sebenarnya dalam kacamata saya hanya untuk dibilang "kamu cantik".Bahkan dalam acara tertentu misalnya berapa banyak perhiasan yang harus kalian gunakan untuk melengkapi penampilan kalian?
Bukankah kalian tahu ,agama ini mengajarkan bahwa tabarruj atau bersolek itu dilarang kecuali hanya untuk suami saja?.Bukankah kalian juga paham jika sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalihah?
Jagalah sholat kalian,berpuasalah dibulan ramadhan dan taatlah pada suamimu,niscaya kamu akan masuk ke dalam surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki.

Ya,hidup adalah pilihan dan setiap pilihan punya konsekuensinya sendiri-sendiri.Agama ini memuliakan kalian lebih dari laki-laki.Kalian jugalah yang nantinya akan menjadi madrasah bagi generasi penerus agama ini.Berhentilah mencontoh artis idola kalian di televisi,ambil yang baik dari mereka buang sisi negativenya.Kembalilah ke fitrah kalian sebagai manusia yang agung yang di pundak kalianlah di sandarkan nasib penerus agama ini.Kalian akan menjadi ibu suatu saat nanti.Tapi apa pun pandangan manusia tentang kalian saya tetap memberi respect yang tertinggi pada kaum kalian.Tanpa kalian kami tidak mungkin ada.Tanpa didikan kalian kami juga tidak akan mungkin sampai di titik ini.Terimakasih untuk semua jasa-jasa itu.Terutama bagi kalian yang sudah di sebut sebagai "IBU". Saya pribadi meyakini bahwa di balik laki-laki hebat akan selalu ada perempuan luar biasa.Laki-laki yang sukses tidak serta merta karena usahanya tapi coba lihat siapa ibunya dan siapa istrinya.

Sebagai penutup,perempuan adalah yang jemarinya tidak pernah lepas menghitung kesalahan dirinya dan menghitung karunia Tuhannya,yang kakinya selalu berjalan pada pengabdian, yang gincunya adalah tutur kata yang baik, yang tangannya ringan menolong dan sejuk saat menyapa, yang kepalanya hanya berisi cinta dan kasih sayang dan yang jiwanya senang berlama-lama dalam mihrab suci sambil merapal dalam ketaatan dan mendekatkan diri denagn Sang Maha Kuasa.

Minggu, 13 Juli 2014

Kenangan Ramadhan

 Ada banyak hal yang masih bener-bener kuingat tentang bulan Ramadhan di saat masa kecilku dulu.Mungkin kalian juga pernah mengalaminya dengan sebutan atau nama yang berbeda.Dan hari ini semua itu benar-benar menjadi hal yang sangat kurindukan.Bulan ini memang selalu kami nantikan karena memang ada beberapa peristiwa yang hanya ada di bulan ini.

Bermain bedug di Masjid.

Ketika orang dewasa sholat tarawih,aku dan anak-anak kecil seumuranku biasanya bermain-main di masjid itu atau sekedar duduk-duduk di depan serambinya.Dan tak jarang juga bikin gaduh yang membuat orang di shaf paling belakang harus ber-hush untuk mengingatkan kami ada orang yang sedang sholat. Setelah tarawih selesai lengkap beserta doanya,biasanya akan selalu ada seseorang dari jamaah yang akan membunyikan bedug dengan irama tertentu.Dan ini yang selalu membuat saya terbius untuk selalu datang ke masjid meski jarang ikut sholat tarawih.hehehe maklum namanya juga anak-anak.

Bermain Petasan.

Di kampungku dulu,petasan sudah bukan barang yang asing bagi kami.Mainan yang berbahaya sebenarnya,tetapi orangtua kami pun tidak ada yang bisa melarang kami memainkannya,Mungkin karena rasa antusias kami dalam memainkannya. Selepas sholat tarawih itulah biasanya kami bermain dari petasan seukuran cabe rawit yang disulut dengan rokok atau obat nyamuk bakar terus dilempar sampai yang segede lengan orang dewasa ''made in''  sendiri semuanya ada.Tak jarang juga kami bermain perang petasan,saling lempar petasan yang sudah disulut itu tapi hanya yang seukuran cabe rawit saja.Ada juga yang bermain " mercon bumbung",petasan yang dibuat dari bambu yang diisi minyak tanah yang cara membunyikannya harus di sulut dengan api dari lubang disalah satu ujungnya.Bunyinya seperti meriam ketika ditembakkan.Alhasil,tak jarang juga banyak orang tua yang ngomel-ngomel karena suaranya yang berisik mungkin.Tapi permainan yang terakhir ini sudah tidak ada lagi hari ini kalau pun masih ada sangat jarang ditemui.

Lari pagi.

Namanya memang lari pagi tapi kegiatannya sama sekali bukan lari pagi hanya jalan-jalan biasa.Kegiatan ini biasanya dilakukan pagi hari selepas sholat subuh sampai sekitar jam 6 pagian.Rutenya menyusuri jalanan di utara kampung kami atau menyusuri rel kereta di sebelahnya.Di akhir pekan bentuk lain dari kegiatan ini adalah mengunjungi pantai yang tidak terlalu jauh dari kampung kami.

Warung Sore.

Sambil menunggu maghrib,biasanya kami jalan-jalan sembari wisata kuliner.Ramadhan memang membawa berkah tersendiri bagi para pedagang.Uniknya,tiba-tiba saja banyak orang jualan ini-itu bermunculan di bulan ini.Di tempat-tempat tertentu sepanjang jalan di kampung kami sampai pasar kota menjamur orang-orang yang menjajakan berbagi menu makanan berbuka puasa,Mulai dari gorengan,berbagi macam es,bakso,buah-buahan khas Bulan Ramadhan seperti timun suri,semangka,kelapa muda dan lain sebagainya.Fenomena ini hanya bisa dijumpai di bulan ini,bulan Ramadhan.Kalau pun ada di bulan lain,tidak seramai dan sebanyak di bulan ini.Bahkan tak jarang hanya ada pedagang yang berjualan di bulan ini saja.

Agenda Ramadhan.

Yang satu ini khusus untuk anak sekolahan.Tugas yang harus diisi ini berbentuk sebuah buku yang harus ditandatangani oleh Ustadz yang ngasih tausiah.Isinya tentu saja ibadah khas bulan Ramadhan seperti tilawah,tarawih,sholat lima waktu,kuliah pagi dan mendengarkan ceramah agama serta kolom tanda tangan imam atau ustadz.Nah,di sinilah keunikannya karena tiba-tiba saja seorang ustadz akan jadi artis dadakan yang diserbu fans untuk dimintai tandatangan selepas sholat tarawih,sholat subuh dan sholat jumat bagi siswa laki-laki.

Beberapa hal tersebut kini begitu kurindukan.Hal akan selalu kuingat saat Ramadhan tiba.Ditempatku berdiri hari ini tidak ada tradisi semacam itu.Negeri yang hampir masyarakatnya tidak beragama.Begitu sulit menemukan masjid di negeri ini.Kalau pun ada tidak seperti masjid yang kalian tahu seperti di negeri kita.Tapi walau pun begitu,bukan halangan untuk tetap menjalankan syari'at agama.Dari berbagai sumber yang pernah saya baca Islam mulai menggeliat di negeri ginseng ini.Banyak dari mereka yang sudah memeluk agama Islam atau sekedar mempelajarinya.Semoga suatu saat nanti,Islam bisa berjaya di negeri ini.Aamiin

Jumat, 11 Juli 2014

Kisah orang yang mati setelah berbuat maksiat

Ramadhan 2014

Iblis adalah musuh besar dan abadi yang senantiasa menyesatkan manusia agar berpaling dari Allah SWT. Ia akan terus berupaya menggoda manusia agar mengikuti jalannya.Semakin tinggi ketaatan dan takwa seseorang maka akan semakin hebat dan licik cara yang ia pakai. Salah satu korban kelicikan iblis adalah Barsisa.

Barsisa adalah seorang guru di zaman Bani Israil. Ia sangat rajin dan giat melakukan ibadah,memiliki karamah ( keistimewaan ) yang luar biasa,muridnya yang mencapai 600.000 orang saja bisa terbang semua.

Pada suatu hari iblis mendatangi rumahnya. " Siapa engkau? Dan ada keperluan apa kesini?" tanya Barsisa setelah membukakan pintu. " Namaku Abid, dan saya ingin menjadi teman beribadah Anda," jawab laki-laki yang tak lain adalah iblis.

Sambil mempersilahkannya masuk, Barsisa berkata : " Barangsiapa beribadah kepada Allah maka cukuplah Allah yang menjadi temannya." Mendengar itu, iblis tidak lantas berputus asa.Ia terus memutar otak memikirkan cara agar bisa menyesatkan Barsisa.Akhirnya ia memutuskan untuk tinggal di rumah Barsisa beberapa hari.

Selama menetap di rumah Barsisa, iblis sangat rajin beribadah.Bahkan selama tiga hari tidak makan tidak minum terus melakukan ibadah.Menyaksikan itu Barsisa bertanya kepada iblis, " Wahai pemuda, aku telah beribadah selama 620 tahun tapi aku tidak sanggup beribadah sepertimu, tanpa makan dan minum serta istirahat. Apa yang harus kulakukan agar bisa sepertimu."

Mendapat angin segar, iblis tidak membiarkannya lewat begitu saja. "Terlebih dulu kamu harus melakukan maksiat dan kemudian bertaubat.
Setelah itu kamu pasti akan mendapat halawah ( Kemanisan ) ibadah," jawab iblis.

Tanpa sadar Barsisa membenarkan ucapan iblis yang tampak masuk akal itu.Lantas ia bertanya, " Dosa apa yang harus aku lakukan?"
" Membunuh, Zina atau minum khamar?"
dari ketiganya minum khamarlah yang paling ringan dosanya dan hanya berurusan dengan Tuhan, " jawab iblis melancarkan serangan selanjutnya.

Setelah berpikir sejenak,Barsisa memilih untuk meminum khamar dan kemudian mendatangi tempat penjuakan khamar yang dijaga oleh seorang perempuan. Sampai di sana ia membeli dan langsung meminumnya.Dalam keadaan mabuk itu ia memperkosa perempuan penjaga toko dan membunuh suami perempuan itu yang mencoba menghalanginya.

Berita perzinahan dan pembunuhan itu pun segera menyebar ke seluruh pelosok negeri sehingga di ketahui raja. Raja kemudian memutuskan untuk mengeksekusi Barsisa. Di hari eksekusi itu, datanglah iblis menemui Barsisa. " Wahai Barsisa,apakah kamu ingin selamat dari hukuman ini?" tanya iblis. Barsisa hanya mengangguk lemas tak berdaya." Kamu harus sujud terlebih dahulu kepadaku dengan menundukkan kepalamu," kata iblis. Barsisa pun menurutinya dan pada saat itu pedang algojo pun menebas lehernya.
Innalillahi wa inna illaihi raji'un,Barsisa akhirnya meninggal dalam keadaan yang buruk ( suul khotimah )

Pesan moral yang dapat diambil dari cerita di atas adalah :

01. Sebanyak apapun ibadah yang kita lakukan,kita harus selalu waspada terhadap tipu daya iblis yang sewaktu-waktu dapat mereka lancarkan. Semakin tinggi martabat seseorang,semakin tinggi kadar ketaatan dan ketakwaan seseorang maka semakin besar pula godaan yang akan menghadangnya.

02. Jangan memandang remeh dosa kecil sekecil apapun.Karena dosa kecil itu merupakan jenjang untuk mengerjakan dosa yang lebih besar lagi. Bertobatlah segera jika telah mengerjakannya.

Kamis, 03 Juli 2014

Membentuk Pribadi Islam

Kamu adalah umat terbaik yg dilahirkan untuk manusia.Menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar.Dan beriman kepada Allah.Sekiranya ahli kitab beriman,tentulah itu lebih baik bagi mereka.Diantara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.(Qs.Ali Imron 110)
Cermati dengan seksama Firman Allah diatas bahwa kita disebutkan sebagai umat terbaik yang dilahirkan sebagai manusia bila kita mempunyai tiga unsur pembentuk pribadi yang harus melekat pada diri kita dan mampu mengaplikasikannya dalam berkehidupan.
01. Mengajak pada yang ma'ruf.
02. Mencegah dari yang munkar.
03. Beriman kepada Allah SWT.
Rasanya tidak berlebihan jika ketiga hal ini yang dikatakan sebagai tonggak peradaban manusia.Sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri bahwa tiga hal ini adalah pilar dan pondasi dalam membangun kehidupan manusia.Tiga hal ini juga yang menjadi dasar dan menginspirasi terbentuknya lembaga-lembaga pemerintahan yang mengatur hubungan antar sesama manusia untuk tujuan universal.Jika tiga hal ini terpisahkan antara satu dan lainnya,maka kemurnian tujuan tidak akan terwujud.Yang terjadi justru sebaliknya dimana kepentingan pribadi lebih diutamakan.Sehingga mempengaruhi proses terbentuknya jamaah atau perkumpulan umat terbaik seperti disebutkan dalam ayat di atas.
Untuk menuju kebaikan itu,individu atau perorangan merupakan komponen terkecil yang memainkan peranan penting dalam menentukan perjalanan menuju kearah kebaikan bersama.Oleh karena itu yang menjadi titik tolak dalam gerakan dakwah dimulai dari individu kemudian keluarga dan seterusnya.Dengan kata lain,mari kita memulai kebaikan dari diri sendiri sebagai sasaran dan pelaku dakwah,kemudian keluarga dan kerabat dekat. " Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." (Qs.Asy-Syu'ara 214)
Kemudian dilanjutkan ke lapisan masyarakat baik secara terang-terangan maupun diam-diam." Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan terang-terangan,kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam." (Qs. Nuh 8-9).
Jika kita semua mampu melakukan gerakan pembentukan pribadi Islam ini dengan cepat dan masiv namun tetap dengan cara bertahap (tadaruuj),inshaallah dakwah ini akan cepat menyebar di seluruh penjuru bumi ini.Sehingga mampu menepis isu-isu negatif yang sengaja disebarkan oleh musuh-musuh Islam.Apalagi jika kita mampu mengajak satu demi satu dari mereka untuk bergabung ke dalam barisan  dakwah islamiyah ini,pasti akan mampu memberi efek positif yang luar biasa.Di samping itu mereka akan mampu menjelaskan dan meluruskan opini serta persepsi publik yang salah terhadap dien ini.
Yang perlu di garis bawahi adalah seorang da'i harus menyadari bahwa dia bukan saja seorang alim yang menjadi panutan tetapi sebuah pribadi yang bertanggungjawab untuk menyampaikan risalah islam sebatas yang telah diketahuinya.Hendaknya mampu memberikan contoh yang baik untuk dapat ditampilkan di hadapan masyarakat.Dan mampu mengaktualisasikan keselarasan kehiduoan dalam pribadinya.
Memberi contoh yang baik memang bukan pekerjaan yang mudah,bahkan inilah tugas beras yang da'i.Tidak sedikit orang yang mampu memukau banyak orang dengan kata-kata super hebat,namun sering tidak selaras antara ucapan dan perbuatannya.Sehingga membuat orang tidak lagi menghormati dirinya.Banyak orang yang mampu menguraikan dengan detail tentang hidup sederhana namun kehidupannya amat jauh dari kesederhanaan.Teramat banyak orang yang mampu menguraikan sistem tata nilai kehidupan dalam islam namun dalam kesehariaannya mereka tidak mampu berbuat dan bermu'amalah dengan baik walaupun dengan tetangga dekatnya,keluarganya bahkan saudaranya.
Tapi itulah manusia yang harus selalu harus diingatkan.Itulah manusia yang selalu saja melupakan.Itulah manusia yang meskipun diciptakan dalam bentuk yang sempurna tapi tetap saja tidak sempurna.Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.Sekali lagi mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk membentuk pribadi yang sesuai ajaran islam.Sehingga bisa membawa kebaikan bagi semua.
Semoga.

Minggu, 22 Juni 2014

Untuk Kepo-nakanku

Apa rasanya menemukan garis lintang titik kebahagiaan?
Apa rasanya menemukan titik yang kau sebut sebagai alasan untuk pulang?
Pada hari,
di mana cintamu terabaikan,
pada hari,
di mana cintamu harus bertepuk sebelah tangan,
pada hari,
di mana seseorang memberimu harapan tapi bukan dirimu yang diharapkan,
pada hari,
di mana seseorang yang berjanji untuk bersamamu,bersiap meninggalkanmu,
pada hari,
di mana seseorang yang memaksamu berjuang,akhirnya memintamu menyerah,
pada hari,
di mana sepertinya kau tak ditakdirkan hidup bersama orang yang kau cinta
pada hari,
di saat kamu harus yakin dia harus menjadi masa lalumu.
Jangan pernah ada tanggal yang kau silang sebagai hari bersejarah saat luka juga kau undang.hingga malammu tak lagi pernah manis karena seisi kamarmu terisi oleh tangis.


untukmu keponakanku,
percayalah,
akan selalu ada pengganti untuk jiwa yang hilang.
Aamiin kan saja keindahan rahasia Sang Pencipta.
tidak akan ada yang tahu tentang hari esok
cukup pejamkan mata dan nikmatilah hari ini.
angan terlalu tajam untuk kau telan buru-buru.
pelan-pelan saja,
setidaknya kau harus bersyukur ia telah berlalu darimu hari ini.
Semoga suatu hari nanti,
kau akan disatukan sebagai garis yang tidak terputuskan bersama pribadi yang baru.
aamiin

Senin, 31 Maret 2014

Tanpa judul

          Ada banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan kepada kita,yang tidak sesuai seharusnya.Tapi bukan ajarannya yang salah.Bukan pula yang mengajarkan yang salah.Karena pada dasarnya mereka hanya menyampaikan apa yang seharusnya disampaikan.Pada prinsipnya semua ajaran itu baik.Menjadi tidak baik karena tidak diterapkan.Hanya masalah individu saja yang sebenarnya tahu tapi tidak mau tahu,tidak peduli.Contohnya masalah kebersihan dan kesehatan.Saya masih ingat betul ketika kecil,sering sekali diajarkan untuk menjaga kebersihan.Menggosok gigi sebelum dan saat bangun tidur misalnya.Atau buanglah sampah pada tempatnya.Tapi setelah dewasa kemana ajaran itu menghilang? Lebih tepatnya di lupakan.Sangat sedikit yang masih mengerti dan mau melakukannya terutama masalah buang sampah pada tempatnya.Seperti di Negara yang sedang saya tinggali beberapa tahun ini.Saya perhatikan ternyata bangsa saya apalagi orang yang ada di negeri ini sangat tidak memperhatikan masalah ini.Kalau boleh saya katakan dalam bahasa yang lebih kasar adalah ternyata mereka sangat jorok dalam kondisi akut.Dan yang paling membuat saya malu berada di negeri ini adalah bahwa orang Indonesia ternyata sangat sulit sekali untuk bisa tertib dalam hal buang sampah.

          Dalam kehidupan sehari-hari sering juga kita jumpai hal-hal yang tidak sesuai apa yang kita pahami.Kita semua tahu bersih itu indah.Tapi nyatanya masih banyak orang yang buang sampah sembarangan.Masih basah dalam ingatan saya,ketika saya pernah ikut sebuah acara yang bertajuk " jalan sehat bersama ****** ".Acara yang bagus sebenarnya tapi ketika acara tersebut selesai malah menyisakan banyak sampah berserakan di mana-mana.Hasilnya,memang fisik terasa lebih segar tapi jika meninggalkan sampah seperti itu ,mungkin mentalnya yang seharusnya di sehatkan terlebih dulu.Bukankah Islam adalah agama yang paling mengajarkan konsep ini.Kebersihan adalah sebagian dari iman.Tapi coba lihat,justru Negara dengan penduduk non muslim yang lebih menerapkan konsep ini.Ironisnya lagi,banyak orang islam yang tidak menerapkan ini dalam kehidupan mereka.
Meski tidak semua seperti itu,tapi ini adalah suatu kenyataan yang menyedihkan sekaligus memalukan.Kita tahu,sebelum Islam lahir,mandi dianggap tabu oleh masyarakat dunia.Meski ada hikmahnya karena tidak ada orang mandi itu,kita hari ini mengenal yang namanya parfum yang pertama kali di temukan oleh bangsa Prancis.Kemudian Islam mengajarkan konsep ini dan merubah tatanan dunia. Di Negara-negara maju,konsep ini begitu di terapkan dengan sangat baik.Kesadaran mereka tentang kebersihan sangat patut diacungi jempol.Ketika tidak ada orang yang melihat pun mereka akan tetap membuang sampah pada tempatnya.Bahkan mereka rela mengantongi sampah di saku mereka ketika tidak ada tempat sampah di sekitar mereka.Sampah pun dipisahkan sesuai jenisnya.Tidak dicampur seperti kebanyakan yang kita lihat di Negara kita.Sebenarnya di Negara kita sudah disosialisasikan,sayangnya kesadaran masyarakatnya masih sangat rendah.Dan jika kita perhatikan ,tempat sampah masih sangat jarang ada di tempat-tempat yang berhubungan dengan public.Kalau pun ada kondisinya sangat memprihatinkan.

          Banyak orang mengakui bahwa kesehatan itu penting dan mahal.Tapi hanya sedikit dari mereka yang benar-benar peduli.Kenyataan hari ini lebih banyak orang yang rela meracuni diri mereka setiap hari dengan asap rokok bahkan rela ngutang hanya buat benda satu ini.Yang lebih parah lagi anak-anak yang sebelumnya belum boleh mengkonsumsi barang satu ini udah bebas banget kebal-kebul di jalanan.Dan menurut penelitian sih katanya Negara kita adalah Negara terparah yang terkena dampak buruk asap rokok dengan kenaikan 100-200% pertahun angka anak-anak yang merokok.Kasihan juga ngelihat orang-orang yang tidak merokok  tapi harus kena racunnya juga.Lebih parah malah dari perokok aktif.Meski sudah banyak peringatan bahwa merokok itu berbahaya,tapi jumlah perokok bukannya berkurang malah semakin bertambah.Dan ini sebenarnya menjadi kenyataan yang memprihatinkan.Sebuah CEO perusahaan rokok terkenal pernah mengatakan "  kami membuat rokok hanya untuk orang bodoh,oleh sebab itu kami semua di pabrik ini tidak ada yang merokok karena kami tahu persis bahayanya."

        Mungkin orang harus lebih diingatkan lagi tentang 5 perkara sebelum perkara yang diajarkan agama kita,Islam melalui Nabi Muhammad SAW :

Sehat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati

agar mereka lebih mengerti dan peduli tentang pentingnya menjaga kebersihan.Bukankah bersih itu adalah pangkal dari kesehatan??? Mungkin benar juga jika manusia bisa lebih menghargai sesuatu setelah sesuatu itu pergi dari kehidupan mereka.Lebih bisa menghargai kesehatan ketika mereka sakit.Lebih bisa menghargai masa muda ketika mereka sudah lanjut usia.
Lebih bisa menghargai arti kekayaan setelah mereka tidak punya apa-apa.Lebih mengerti artinya lapang ketika masa sulit dating.Dan lebih bisa mengerti arti hidup setelah ajal menjemput.Sebelum terlambat,mari berubah.Tingkatkan kesadaran kita tentang hal kebersihan,mari ciptakan tatanan kehidupan yang bersih,sehat dan indah.Tentunya harus kita mulai dari diri sendiri dan terus memberi contoh dengan tindak dan perilaku.

Jumat, 21 Maret 2014

Hard working People

   Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras.Sering sekali kita dengar kalimat yang satu ini.Tapi pada kenyataanya lebih banyak orang yang memilih mengeluh dengan berbagai alasan daripada harus bekerja keras untuk mewujudkan impian mereka.Islam adalah agama yang mengajarkan pemeluknya untuk bekerja keras dengan sungguh-sungguh.Dalam sebuah ayat,ALLAH SWT berfirman yang artinya ''Dan apabila telah ditunaikan sholat maka bertebaranlah kalian di muka bumi untuk mencari rahmat Tuhanmu.Dan ingatlah Allah supaya kamu beruntung.''(QS.Al Jumu'ah ayat 10)
   Kerja keras bagian dari kehidupan yang seharusnya.Bangsa-bangsa yang menerapkan konsep ini pun hari ini telah menjadi bangsa yang jauh melebihi bangsa lain.Sebut saja Jepang dan Korea.Jepang yang pada akhir perang dunia luluh lantak karena bom,kembali bangkit karena semangat kerja keras mereka.Dan 30 tahun setelah peristiwa itu hampir seluruh dunia mengenal Jepang sebagai produsen otomotif dunia dengan pertumbuhan ekonomi paling produktif dan menjadi negara paling maju di Asia.Hari ini siapa yg tidak tahu merek pabrikan Yamaha,Honda,atau produk minuman kesehatan Pocari Sweat?
Salah satunya mungkin ada di rumah Anda hari ini.Mungkin karena alasan satu ini kenapa mereka disebut sebagai negeri matahari terbit.
     Dan Bangsa Korea yang pada tahun 1920-an disebut sebagai bangsa pemalas,akhirnya bangkit karena kesadaran bahwa mereka tidak punya sumber daya alam yg bisa dijual.Hingga mereka akhirnya menciptakan sesuatu yang mempunyai harga jual untuk membangun negerinya.Satu tujuan mereka adalah mengejar teknologi Jepang yang dalam bahasa mereka disebut ''ilbeon'' atau nomor satu.Hari ini siapa yang tidak kenal Samsung,LG,Hyundai?? Rasanya tidak berlebihan jika mereka mendapat negeri ''harapan dan impian''.
Dan kembali lagi,semua itu tidak akan dicapai tanpa kerja keras.setuju?
Bukankah sudah dijelaskan bahwa ''ALLAH tidak akan mengubah nasib suatu kaum melainkan kaum iti sendiri yang merubahnya''.?
    Menurut saya pribadi,suatu kebanggan tersendiri hidup atau menjadi bagian dari masyarakat yang punya jiwa pekerja keras (hard working people) yang memiliki semangat dan tanggungjawab terhadap pekerjaan (sense of duty) yang tinggi.Yang segala sesuatunya dilakukan sesegera mungkin dan tidak ada kata tunda pekerjaan.Yang ada hanyalah kata apa yg bisa kamu kerjakan saat ini,kerjakanlah.Yang masyarakatnya rajin dan hukan pengeluh.Mereka akan pulang jika sudah menyelesaikan pekerjaan yang bisa dikerjakan pada hari itu.
      Masyarakat pekerja keras yang tidak mudah marah karena lelah.Kalau pun terlanjur mereka akan mudah meminta maaf dan memaafkan saat itu juga.Masyarakat yang memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap orang tua atau orang yang lebih tua.Masyarakat yang membudayakan kata ''terimakasih'' dan kata ''tolong'' dalam keseharian mereka.Masyarakat yang didalamnya terdapat orang-orang hidup secara gotong royong.Hal ini berbanding terbalik dengan budaya kita.Jika bangsa Korea dikenal dengan budaya ''palli-palli'' nya atau ''cepat-cepat'',kita khususnya suku Jawa dikenal dengan semboyan '' alon-alon waton kelakon'' atau ''pelan-pelan asal terlaksana''.Dan hasilnya bisa kita lihat hari ini,Kita adalah Korea 30th yang lalu.
      Bangsa kita sebenarnya sudah mengajarkan budaya kerja keras ini sejak berabad-abad silam.Mahapatih Gajahmada misalnya yang berusaha dengan keras mewujudkan sumpah palapanya.Hingga berhasil menyatukan nusantara pada zamannya.Bahkan sampai hampir seluruh wilayah Malaysia ditaklukkannya.Atau ketika masa pergerakan nasional,semua rakyat Indonesia bersama-sama bekerja keras mengusir penjajah dari bumi pertiwi.Tapi ironisnya,hari ini semangat itu mulai hilang dari diri para pemuda bangsa ini.Bahkan setelah merdeka.
Mungkin memang benar,manusia harus merasakan kesengsaraan terlebih dulu untuk mengerti arti sebuah perjuangan.
      Saya jadi teringat sebuah artikel tentang Indonesia yang ditulis oleh seoeang berkebangsaan Korea.Ia menyebutkan bahwa Indonesia adalah raksasa yang sedang tidur.Bangsa ini bisa menjadi bangsa besar menurutnya jika bisa mengatasi 3 hal.Pemberantasan korupsi sampai ke akarnya di semua segi kehidupan,Birokrasi yang bersih dan mengembangkan etos kerja yang tinggi atau tidak bermalas-malasan.Dan ini cukup membuat saya bangga sekaligus malu.Dalam hal ini saya harus setuju dengan pernyataaan pelatih timnas u-19,Indra Sjafrie ''Mulai hari ini semua rakyat Indonesia harus berpikir bahwa raksasa Asia adalah Indonesia''.Dan ini menjadi tugas kita bersama sebagai pemuda untuk membangun Indonesia lebih baik.Mari mulai dari diri sendiri,mulai dari hal yabg paling kecil sekarang juga.
      Sedikit mengutip kalimat Andrie Wongso ''Hidup akan keras terhadapmu jika kamu lunak terhadap diri sendiri''.
Sebagai penutup,mari bermimpi besar dan segera mewujudkannya dengan kerja keras.Semangat,kita pasti bisa.