Dunia malam masih menawarkan aroma surganya
bagi mereka yang ingin turut bermanja.
Petang menyapamu di romansa senja
dan gedung pencakar langit seakan terus melahirkan nyawa
serta negeri dongeng masih bercerita kejamnya globalisasi
dimana gedung-gedung semakin tinggi tapi harga diri semakin rendah.
Sedang kau,
masih sama jua.
Hasrat kerinduanmu pada dunia yg hilang
layaknya kandungan 9 bulan yang memaksa untuk dilahirkan.
Sedang kau,
tertahan oleh sepi sendiri
menikmati setumpuk rupiah dari haramnya transaksi.
Selangkah lalu,
kau kumpulkan asa yang mulai tercecer dari tempatmu berdiri.
kau kantongi ia walau tali sudah tidak sekuat dulu lagi.
Kerinduanmu akan dunia yang hilang akan terlahir lagi
bukan di musim dingin yang becek
atapi di musim semi dimana sakura-sakura itu mulai mekar.
Kembalilah sang perawan senja
Kembalilah pada senja damai yang hilang
Kembalilah
kembalilah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar