Ramadhan 2014
Iblis adalah musuh besar dan abadi yang senantiasa menyesatkan manusia agar berpaling dari Allah SWT. Ia akan terus berupaya menggoda manusia agar mengikuti jalannya.Semakin tinggi ketaatan dan takwa seseorang maka akan semakin hebat dan licik cara yang ia pakai. Salah satu korban kelicikan iblis adalah Barsisa.
Barsisa adalah seorang guru di zaman Bani Israil. Ia sangat rajin dan giat melakukan ibadah,memiliki karamah ( keistimewaan ) yang luar biasa,muridnya yang mencapai 600.000 orang saja bisa terbang semua.
Pada suatu hari iblis mendatangi rumahnya. " Siapa engkau? Dan ada keperluan apa kesini?" tanya Barsisa setelah membukakan pintu. " Namaku Abid, dan saya ingin menjadi teman beribadah Anda," jawab laki-laki yang tak lain adalah iblis.
Sambil mempersilahkannya masuk, Barsisa berkata : " Barangsiapa beribadah kepada Allah maka cukuplah Allah yang menjadi temannya." Mendengar itu, iblis tidak lantas berputus asa.Ia terus memutar otak memikirkan cara agar bisa menyesatkan Barsisa.Akhirnya ia memutuskan untuk tinggal di rumah Barsisa beberapa hari.
Selama menetap di rumah Barsisa, iblis sangat rajin beribadah.Bahkan selama tiga hari tidak makan tidak minum terus melakukan ibadah.Menyaksikan itu Barsisa bertanya kepada iblis, " Wahai pemuda, aku telah beribadah selama 620 tahun tapi aku tidak sanggup beribadah sepertimu, tanpa makan dan minum serta istirahat. Apa yang harus kulakukan agar bisa sepertimu."
Mendapat angin segar, iblis tidak membiarkannya lewat begitu saja. "Terlebih dulu kamu harus melakukan maksiat dan kemudian bertaubat.
Setelah itu kamu pasti akan mendapat halawah ( Kemanisan ) ibadah," jawab iblis.
Tanpa sadar Barsisa membenarkan ucapan iblis yang tampak masuk akal itu.Lantas ia bertanya, " Dosa apa yang harus aku lakukan?"
" Membunuh, Zina atau minum khamar?"
dari ketiganya minum khamarlah yang paling ringan dosanya dan hanya berurusan dengan Tuhan, " jawab iblis melancarkan serangan selanjutnya.
Setelah berpikir sejenak,Barsisa memilih untuk meminum khamar dan kemudian mendatangi tempat penjuakan khamar yang dijaga oleh seorang perempuan. Sampai di sana ia membeli dan langsung meminumnya.Dalam keadaan mabuk itu ia memperkosa perempuan penjaga toko dan membunuh suami perempuan itu yang mencoba menghalanginya.
Berita perzinahan dan pembunuhan itu pun segera menyebar ke seluruh pelosok negeri sehingga di ketahui raja. Raja kemudian memutuskan untuk mengeksekusi Barsisa. Di hari eksekusi itu, datanglah iblis menemui Barsisa. " Wahai Barsisa,apakah kamu ingin selamat dari hukuman ini?" tanya iblis. Barsisa hanya mengangguk lemas tak berdaya." Kamu harus sujud terlebih dahulu kepadaku dengan menundukkan kepalamu," kata iblis. Barsisa pun menurutinya dan pada saat itu pedang algojo pun menebas lehernya.
Innalillahi wa inna illaihi raji'un,Barsisa akhirnya meninggal dalam keadaan yang buruk ( suul khotimah )
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita di atas adalah :
01. Sebanyak apapun ibadah yang kita lakukan,kita harus selalu waspada terhadap tipu daya iblis yang sewaktu-waktu dapat mereka lancarkan. Semakin tinggi martabat seseorang,semakin tinggi kadar ketaatan dan ketakwaan seseorang maka semakin besar pula godaan yang akan menghadangnya.
02. Jangan memandang remeh dosa kecil sekecil apapun.Karena dosa kecil itu merupakan jenjang untuk mengerjakan dosa yang lebih besar lagi. Bertobatlah segera jika telah mengerjakannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar