Kamis, 03 Juli 2014

Membentuk Pribadi Islam

Kamu adalah umat terbaik yg dilahirkan untuk manusia.Menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar.Dan beriman kepada Allah.Sekiranya ahli kitab beriman,tentulah itu lebih baik bagi mereka.Diantara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.(Qs.Ali Imron 110)
Cermati dengan seksama Firman Allah diatas bahwa kita disebutkan sebagai umat terbaik yang dilahirkan sebagai manusia bila kita mempunyai tiga unsur pembentuk pribadi yang harus melekat pada diri kita dan mampu mengaplikasikannya dalam berkehidupan.
01. Mengajak pada yang ma'ruf.
02. Mencegah dari yang munkar.
03. Beriman kepada Allah SWT.
Rasanya tidak berlebihan jika ketiga hal ini yang dikatakan sebagai tonggak peradaban manusia.Sebuah fakta yang tidak bisa dipungkiri bahwa tiga hal ini adalah pilar dan pondasi dalam membangun kehidupan manusia.Tiga hal ini juga yang menjadi dasar dan menginspirasi terbentuknya lembaga-lembaga pemerintahan yang mengatur hubungan antar sesama manusia untuk tujuan universal.Jika tiga hal ini terpisahkan antara satu dan lainnya,maka kemurnian tujuan tidak akan terwujud.Yang terjadi justru sebaliknya dimana kepentingan pribadi lebih diutamakan.Sehingga mempengaruhi proses terbentuknya jamaah atau perkumpulan umat terbaik seperti disebutkan dalam ayat di atas.
Untuk menuju kebaikan itu,individu atau perorangan merupakan komponen terkecil yang memainkan peranan penting dalam menentukan perjalanan menuju kearah kebaikan bersama.Oleh karena itu yang menjadi titik tolak dalam gerakan dakwah dimulai dari individu kemudian keluarga dan seterusnya.Dengan kata lain,mari kita memulai kebaikan dari diri sendiri sebagai sasaran dan pelaku dakwah,kemudian keluarga dan kerabat dekat. " Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." (Qs.Asy-Syu'ara 214)
Kemudian dilanjutkan ke lapisan masyarakat baik secara terang-terangan maupun diam-diam." Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan terang-terangan,kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam." (Qs. Nuh 8-9).
Jika kita semua mampu melakukan gerakan pembentukan pribadi Islam ini dengan cepat dan masiv namun tetap dengan cara bertahap (tadaruuj),inshaallah dakwah ini akan cepat menyebar di seluruh penjuru bumi ini.Sehingga mampu menepis isu-isu negatif yang sengaja disebarkan oleh musuh-musuh Islam.Apalagi jika kita mampu mengajak satu demi satu dari mereka untuk bergabung ke dalam barisan  dakwah islamiyah ini,pasti akan mampu memberi efek positif yang luar biasa.Di samping itu mereka akan mampu menjelaskan dan meluruskan opini serta persepsi publik yang salah terhadap dien ini.
Yang perlu di garis bawahi adalah seorang da'i harus menyadari bahwa dia bukan saja seorang alim yang menjadi panutan tetapi sebuah pribadi yang bertanggungjawab untuk menyampaikan risalah islam sebatas yang telah diketahuinya.Hendaknya mampu memberikan contoh yang baik untuk dapat ditampilkan di hadapan masyarakat.Dan mampu mengaktualisasikan keselarasan kehiduoan dalam pribadinya.
Memberi contoh yang baik memang bukan pekerjaan yang mudah,bahkan inilah tugas beras yang da'i.Tidak sedikit orang yang mampu memukau banyak orang dengan kata-kata super hebat,namun sering tidak selaras antara ucapan dan perbuatannya.Sehingga membuat orang tidak lagi menghormati dirinya.Banyak orang yang mampu menguraikan dengan detail tentang hidup sederhana namun kehidupannya amat jauh dari kesederhanaan.Teramat banyak orang yang mampu menguraikan sistem tata nilai kehidupan dalam islam namun dalam kesehariaannya mereka tidak mampu berbuat dan bermu'amalah dengan baik walaupun dengan tetangga dekatnya,keluarganya bahkan saudaranya.
Tapi itulah manusia yang harus selalu harus diingatkan.Itulah manusia yang selalu saja melupakan.Itulah manusia yang meskipun diciptakan dalam bentuk yang sempurna tapi tetap saja tidak sempurna.Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.Sekali lagi mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk membentuk pribadi yang sesuai ajaran islam.Sehingga bisa membawa kebaikan bagi semua.
Semoga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar