Ada banyak profesi atau pekerjaan yang sudah kehilangan tempat karena digerus oleh jaman. Seperti tukang gulali, tukang harum manis, tukang abu gosok, tukang patri keliling, tukang foto keliling dan tukang-tukang yang lainnya atau telepon umum. Tapi sebenarnya bukan hilang tapi sudah digantikan dengan kemasan yang lebih praktis, lebih higienis. Salah satu penyebabnya mungkin karena hilangnya kepercayaan masyarakat. Karena terlalu sering kita lihat di televisi pedagang keliling yang menggunakan bahan-bahan yang seharusnya tidak untuk dikonsumsi tapi dicampurkan ke dalam makanan. Untuk melestarikan ini bisa dengan menampung mereka dalam satu wadah seperti koperasi atau home industry. Tapi alasan yang pasti kenapa pedagang keliling ini mulai hilang adalah karena masyarakat sudah mulai bertransisi menuju modern dan masyarakat modern lebih suka hal yang lebih praktis meskipun harganya agak mahalan.
Meskipun hari ini, produk-produk pedagang keliling itu banyak tersedia di toko-toko modern, tapi sebenarnya akan jauh lebih murah jika membeli langsung dari tukangnya sendiri karena ketika masuk ke toko-toko itu harganya bisa jadi berlipat-lipat. Padahal seharusnya dengan adanya minimarket tersebut mampu menghidupkan daerah sekelilingnya terutama pedagang keliling seperti ini. Dengan produk jualan yang sama kan bisa minimarket atau toko modern mengambil dari mereka. Di negara maju, pedagang keliling ini mendapat tempat khusus dan sudah diatur dengan tertib. Meskipun banyak profesi yang akan terus menghilang, jangan khawatir karena pasti akan banyak profesi baru di kemudian hari. Tapi untuk Indonesia yang penduduknya banyak tidak akan bisa jika semuanya digantikan oleh mesin. Makanya harus ada pekerjaan yang sifatnya padat karya seperti industri rumahan yang banyak menyerap tenaga kerja manusia.
Mungkin tidak pernah terpikir bagi pemahat prasasti di atas batu di masa lalu bahwa akan ada smartphone yang dapat mengetik dengan mudah dari tempat mengetik dan dalam waktu sekejap sudah terbaca di seluruh dunia. Dan juga mungkin anak sekarang tidak bisa membayangkan kalau harus menulis di atas batu 140 karakter sms. Roda terus berputar dan tehnologi membuat perputaran semakin cepat. Menurut analisis, akan ada 10 profesi yang hilang 16 tahun lagi. Teller bank sekarang sudah mulai diganyikan oleh mesin ATM. Kasir dalam waktu dekat sudah ada lebih dari setengan juta mesin layanan mandiri pengganti kasir. Reseptionis akan digantikan oleh virtual receptionis dan sekarang sedang di uji coba. Tukang pos pasti akan hilang karena email dan surat elektronik tidak butuh mereka. Juru ketik juga akan hilang karena sekarang sedang dikembangkan sistem mengetik cukup dengan mengenal suara san langsung terketik. Reporter juga akan hilang karena layanan blog dan media online.
Jadi benar kata Ariel peterpan “ tak ada yang abadi.” Tetaplah ke depan jangan berpangku tangan dan belajarlah dari lirik sederhana Dewa 19 “ hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti, usah kau menangisi hari kemarin”. Tapi ingat, kamu tidak akan pernah tergerus jaman, tak.akan terganti mesin bila di manapun membawa dan selalu membawa 3 kunci dunia dan mata uang dunia yang berlaku di manapun. Tak akan ada mesin yang mempunyai ini, HATI NURANI , CINTA dan KEJUJURAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar