Minggu, 21 September 2014

Motivasi

Assalamu'alaikum.

Anda pernah dengar nama Anthony Robins? Seorang motivator yang pernah mengangkat Andrea Agasi menjadi juara wimbledon di usia yang sebenarnya sudah tidak produktif lagi sebagai seorang atlet. Itu semua karena motivasi yang menjadi daya ungkit seseorang untuk mencapai suatu tujuan atau keinginan.


Saya teringat kisah seorang pria lulusan perguruan tinggi bergengsi di luar negeri. Dengan sederet gelar mentereng di depan dan di belakang namanya. Ia kerap membaca buku-buku motivasi dan menghadiri berbagai kelas motivasi dan ikut di dalam bimbingan motivasi dengan motivator selevel Anthony Robins, Jim Ron, Robert T Kyosaki dan akhirnya berhasil mencapai apa yang diinginkannya. Ia berada di top of the world dalam puncak karirnya di usia yang tergolong muda. Tapi, sendirian di puncak ia merasa kesepian dan kosong. Ada yang dirasakannya kurang lengkap dan ia tidak tahu itu apa.


Di suatu hari libur yang basah dan hujan, ia kendarai mobilnya berkeliling kota tanpa tujuan untuk melepaskan keresahannya. Di depan sebuah toko bunga ia bertemu seorang gadis kecil di bawah hujan deras berdiri di depan toko bunga dan menatap bunga-bunga yang ada di sana. Ia pun berhenti dan bertanya kenapa gadis kecil itu berdiri di depan situ. " Ibu saya ulang tahun dan saya ingin membelikannya setangkai bunga mawar. Tetapi hari ini hujan dan tidak ada orang lewat sini untuk memberi saya uang." Jawab gadis kecil itu yang ternyata adalah seorang pengemis cilik.


Sang pria itu kemudian masuk ke toko bunga itu dan membelikan mawar tidak cuma satu, tapi dua tangkai mawar merah. Dan mengajak gadis kecil itu untuk bertemu dengan ibunya. Tiba di sebuah TPU sang gadis kecil turun dan langsung berlari ke pemakaman itu. Sang pria pun berlari mengejarnya dan melihat gadia kecil itu memeluk gundukan tanah yang sudah berumput tempat ibunya dimakamkan. Kemudian menaruh bunga dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibunya.
Saat itu juga sang pria tercekat,menangis dan merasakan ada yang hilang dari dirinya. Karena selama puluhan tahun, ia disuruh untuk pulang kampung bertemu dengan ibunya yang rindu padanya ia lupa karena ingin mencapai sukses dan terus disibukkan dengan dunia.


Saya jadi teringat kisah Mc. Guire yang diperankan Tom Cruise yang mengatakan bahwa kita hidup di dunia yang sempit dan sinis. Kita bekerja di dunia yang kompetitif dan ketika kita mencapai puncak kita tetap tidak bisa merasa sempurna. Dan terkadang kita baru bisa sempurna karena adanya orang yang kita cintai.


Jadi, yang bisa memotivasi diri kita adalah diri kita sendiri. Dan motivasi ada di sekitar kita jika kita mau membuka hati. Yang mungkin kita dapatkan dari seorang gadis pengemis kecil tadi. Jadi,  kembalilah pada hakikat cinta dan jangan pernah lupakan orang yang menyempurnakan doa kita dengan aamiin nya.

Wassalamu'alaikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar